Aku tanyakan kau pada rembulan,
ia katakan tak terlihat barang sedikitpun batang hidung mu malam tadi
Aku tanyakan kau pada sang surya
geleng kepala yang hanya kudapati darinya
Aku teriaki gua-gua selongsongan itu agar bisa menggemakan namamu
tapi tak juga kudengar sahutanmu
Isak tangis kepiluan itu mungkin sejenak menjadi panorama histeria
Dan tak satu pun dari kami yang akan menemukanmu dalam kefanaan yang ada Nyatanya, kau mungkin telah disembunyikan sang alam
dalam kedalaman agni dan wewangian tanah merah.
Kini kami harus melepasmu dengan indah
dengan segenap keikhlasan yang tanpa tapi ..
hanya ini do'a sebagai penglayar cinta
hal terakhir yang dapat kami berikan
sebagai sajak perpisahan pengiring kepergianmu ..
ia katakan tak terlihat barang sedikitpun batang hidung mu malam tadi
Aku tanyakan kau pada sang surya
geleng kepala yang hanya kudapati darinya
Aku teriaki gua-gua selongsongan itu agar bisa menggemakan namamu
tapi tak juga kudengar sahutanmu
Isak tangis kepiluan itu mungkin sejenak menjadi panorama histeria
Dan tak satu pun dari kami yang akan menemukanmu dalam kefanaan yang ada Nyatanya, kau mungkin telah disembunyikan sang alam
dalam kedalaman agni dan wewangian tanah merah.
Kini kami harus melepasmu dengan indah
dengan segenap keikhlasan yang tanpa tapi ..
hanya ini do'a sebagai penglayar cinta
hal terakhir yang dapat kami berikan
sebagai sajak perpisahan pengiring kepergianmu ..




Posting Komentar