Pia Amanda Nurhusni
Kemarin malam saya mendapatkan kabar bahwa di kota dimana saya tinggal ini, a.k.a Tasikmalaya akan diadakan Job Fair selama dua hari. yakni tanggal 27 - 28 November 2012. Sebagai seseorang yang sedang menyandang gelar Job Seeker tentunya saya merasa ini merupakan salah satu peluang barangkali jodoh pekerjaan saya dapat dijemput melalui Job Fair ini (Meskipun agak ragu awalnya menduga-duga bahwa yang menjadi peserta Job Fair ini bisa jadi hanya perusahaan lokal saja). Karena browsing menjadi salah satu hobi saya akhir-akhir ini maka saya pun mencari informasi terlebih dahulu perusahaan apa saja yang mengikuti jobfair tersebut dan apakah posisi yang saya cari tersedia disana.

Pada akhirnya saya mendapatkan informasi yang membuat tertarik. Ternyata yang menjadi peserta di Job Fair ini tidak hanya perusahaan berskala lokal melainkan juga nasional dan tersedia untuk penempatan jabodetabek. Beberapa perusahaan besar yang menjadi peserta Job Fair kali ini diantaranya PT Sayap mas (Wings), Pharos Indonesia, Century Franchisindo Utama dan Kawan Lama Sejahtera. Perusahaan yang tadi saya sebutkan hanya beberapa dari sekitar kurang lebih 16 perusahaan peserta Job Fair. Ketertarikan saya menemukan nama keempat perusahaan besar tadi membuat saya memutuskan untuk ikut serta di acara Job Fair Tasikmalaya November 2012.

Entah memang karena masih proses merintis, memulai acara Job Fair di Tasikmalaya, saya melihat acara yang diselenggarakan hari ini masih terbilang sepi untuk ukuran Job Fair. Padahal posisi yang ditawarkan cukup beragam untuk latar pendidikan yang beragam pula dari lulusan SMA sampai dengan S1. Beberapa perusahaan bahkan nampak tidak hadir dan membiarkan tenda yang disediakan panitia kosong begitu saja. Beberapa lainnya hanya menympan pengumuman bagi yang hendak melamar posisi yang tersedia di perusahaan tersebut harap menyimpan amplop lamaran di meja perusahaan tersebut. Meskipun demikian Job fair hari itu terbilang cukup lancar. Beberapa perusahaan seperti orang tua dan wings menjadi primadona di hari tadi. Sangat disayangkan apabila melihat acara yang belum sepenuhnya terkondisikan dengan baik. Namun begitu setidaknya para panitia Job Fair sudah berhasil selangkah lebih maju untuk semakin mendekatkan lowongan pekerjaan kepada calon pekerjanya di Kota Tasikmalaya.

Suasana Job Fair Tasikmalaya yang terbilang masih cukup sepi




Pia Amanda Nurhusni
Hari ini tanggal 26 di bulan yang ke 26. Angka yang cantik. Semoga kelak memiliki ujung kisah yang cantik pula. Tidak ada yang tau sampai kapan cerita ini bertahan. Manusia hanya berharap, tapi pada akhirnya Tuhan jualah yang kelak menentukan seperti apa jodoh, rezeki dan hidup mati seseorang. Setiap tanggal 26 saya selalu teringat tentang semua yang lucu dan rasa tidak memungkinkan di awal cerita. Banjir ranca ekek, Bandung, dan Yogyakarta. Hmm,, :)

Ya, kurang lebih baru dua tahun kami menjalani cerita ini. Kalau dalam perkembangan seorang anak, ketika mereka menginjak usia dua tahun mereka baru mulai bisa mengeja suku kata, mulai dapat memegang dengan lebih kuat, dan mulai memiliki peningkatan dalam ketertarikan terhadap secara visual maupun audio. Mungkin begitu jugalah yang bisa ditafsirkan pada cerita kami. Usia kami baru memasuki dua tahun, kami baru mulai bisa mengeja apa-apa yang perlu kami lakukan untuk mewujudkan mimpi-mimpi kami, kami baru berusaha memegang erat mimpi-mimpi kami dan ya mungkin ketika ini pula kelak akan ada godaan entah itu ketertarikan terhadap orang lain atau ketertarikan terhadap hal-hal lain. Tentu saja saya hanya berdoa semoga dijauhkan dari hal-hal yang bisa mengakhiri cerita kami, namun tetap, ketika kenyataan tidak sesuai dengan apa yang menjadi impian saya, saya harus berusaha legowo. Karena toh sutradara cerita kami bukan saya, bukan dia melainkan Tuhan. Karena itu secantik apapun ujung cerita kami, sejelek apapun akhir cerita kami. Jika kami memang sudah berusaha untuk melakukan yang terbaik, maka kami harus bersiap legowo terhadap akhir keputusanNya. 

Dua tahun ini terlewati dengan ringan begitu saja? Tidak, kami tetap mengalami permasalahan yang kebanyakan orang alami, jealous, miss communication dan rasa kesal karena sikap pasangan kita tentu pernah ada. Dan saya anggap ini ujian untuk selalu naik ke level selanjutnya. Semua yang kami lewati dari tahun ke tahun semakin memperlihatkan seperti apa kelak yang akan kami hadapi di masa depan. Seperti apa kelak pasangan yang akan mendampingi kita sampai kita menutup mata kelak jika yang saat ini dekat dengan saya merupakan jodoh saya.

Hal yang menyakitkan ketika berfikir bahwa suatu waktu bisa saja cerita ini berakhir. Tapi pikiran saya pun berhak mendapatkan impian yang terbaik ketika cerita ini dapat berakhir dengan menyenangkan. Karena bukankah manusia hanya dapat berdo'a dan berusaha? 
Tuhan, jodohkan saya dengannya jika itu memang terbaik untuk saya, dia, keluarga saya, keluarganya dan orang-orang di sekeliling kami. Jika saya belum baik untuknya jadikan saya baik untuknya, dan jika dia belum baik untuk saya jadikan ia baik untuk saya. Namun jika memang kami tidak dapat saling memperbaiki diri, berikan kami gantinya yang lebih baik, mampukan kami menerima ketetepanMu, Engkau Yang Maha Mengetahui sejauh mana kami mampu menerima ketetapanMu. Kabulkan do'a kami Ya Allah. Amin.

Selamat tanggal dua puluh enam :)
Pia Amanda Nurhusni
Oke, beginilah namanya hidup. Tidak cukup diselesaikan dengan hanya menyelesaikan sebuah karya tulis bernama skripsi. Hari ini merupakan pengalaman pertama saya melamar pekerjaan secara langsung. Dan, pengalaman yang Wow juga ternyata sebagai 'new comer' di dunia 'jobseeker'. Ya, ini kali pertama saya melamar pekerjaan secara langsung (setelah lulus) setelah kurang lebih seminggu sebelumnya saya mencoba apply di beberapa company. Beruntung saya melewati pengalaman pertama ini didampingi teman berbagi, sahabat saya sedari masa SMP. 

Iya, hari ini kami sama-sama berjuang, menyimpan amplop coklat berisi ringkasan hasil pengeluaran orang tua kami selama ini (baca: riwayat pendidikan). Rasanya itu ya pengalaman pertama memang gak ada dua. Pertama sampe sekolah langsung nanya dimana bagian tata usaha, setelah itu lalu bertanya di bagian mana kami bisa memasukkan lamaran kami. 

Beruntung, pengalaman pertama ini diterima dengan baik oleh staff tata usahanya meskipun entah untuk posisi yang saya butuhkan tersedia atau tidak.Setidaknya untuk beginner seperti saya penerimaan yang baik saja sudah menjadi satu hal yang menenangkan sebelum kabar baik lainnya diterima. Ya, di ruangan tata usaha yang merangkap  dengan ruang kepala sekolah disana saya menjajal interview pertama. Hmm.. cukup tau, begini ya interview pertama di sekolah pertama yang saya tuju di kota saya. Disini saya berusaha menjual profil saya. Tapi apalah arti sebuah profil dan rentetan panjang di dalamnya jika posisi yang dibutuhkan belum tersedia. Maka dari itu besar harapan saya, semoga pengalaman pertama (setelah lulus ujian sidang) ini dapat memberi saya penghasilan pertama yang berkah juga. amin.

Bagi saya, bekerja di dunia pendidikan, kepenulisan, ataupun perusahaan tidak apa. Mungkin dunia kepenulisan ataupun perusahaan akan jadi dunia yang cukup asing bagi saya dalam hal bekerja. Jika hobi mungkin lebih familiar karena salah satu hobi saya adalah menulis. Tapi apapun itu bidang pekerjaan yang saya geluti nanti, dimana pun itu, semoga selalu diberkahi Allah SWT. Amin. Manusia seringkali sok tahu tentang yang terbaik untuk dirinya, padahal jelas, hanya Tuhan Yang Maha Mengetahui atas segalanya. Tuhan, beritahu kami, apa apa yang terbaik untuk kami.. amin.. 
Pia Amanda Nurhusni
Dik, mengapa matamu sembab?
Tanyaku tak jua kau jawab..
hening dan bisu 
Entah malu, atau masih sungkan sedikit berbagi denganku

Dik, dengar dan rasakan
aku mencintaimu
meski mungkin tak sesempurna mama dan papa yang mencintai kita
aku menyayangimu
meski mungkin belum bisa menunjukkan sebesar yang ditunjukkan mama dan papa kita

Kita beranjak dewasa Dik,
dan mama papa kita beranjak menua
Kau tahu dik, pernahkah terlintas masih akan seperti ini berapa lama?
menikmati santap lezat mama yang tiada dua
menikmati senda gurau papa yang jenaka

Buka tanganmu, biarkan sejenak aku masuk dan berbagi denganmu Dik
Ketidaksempurnaanku jelas tak mungkin menyamai kasih mama dan papa
karena mereka satu-satunya yang mencintai kita dengan sempurna
ya, mereka satu
Dan kemudian, biarkan aku..
Pia Amanda Nurhusni
Gemuruh petir berteriak lantang!
Menyerukan ketidaksukaannya akan aku yang menangisimu
Awan berceloteh dengan rintikan hujan
yang lebih cerewet dari biasanya,
Bersahutanlah mereka!

Tapi Aku tak jua bergeming
tetap diam
masih termangu dengan sisa senyum
yang tinggal sekeping

Aku menatapinya dalam, 
dimana Kau sembunyikan Mega Merahku hai langit senja?
Berikan aku jalan menjumpainya.
Tak cukupkah kau halangi pertemuanku dengannya,
hingga kini kau larang aku ingat tentangnya pula?!

Tapi senja enggan berkomentar
ia sedang angkuh
padahal aku sedang butuh direngkuh
Sampai kapan kau akan menuai protes senja?
Ini kali keberapa kau halangi perjumpaanku dengannya..

Namun lagi-lagi tak ada jawaban
Hanya desiran angin yang semakin membesar
semakin terdengar ikut memarahiku
Kau tak tahu makna bersyukur, desisnya.

Ya, mereka tak mengijinkanku untuk ikut pergi denganmu
unntuk berjumpa dengan kau di pusaramu
Mereka menghardikku untuk segera mengikhlaskanmu
dalam kenangan yang ditelan senja,
dalam gundukan tanah merah yang berbalut do'a.
Mereka belum mau membiarkanku
untuk sama-sama berbaring bersamamu di sana.
Di rumah dengan wewangian surga...

Pia Amanda Nurhusni
Hore! Tiba juga di hari ini! Hari pertama berwisata setelah hampir 3 minggu berada di Kediri. Miris ya, biar kata kediri deket ke Malang, Surabaya, Tulungagung, tapi saya baru bisa berwisata hari ini. Huhu. Tapi tetep harus bersyukur, daripada nggak sama sekali?

Yap! Hari ini saya dan teman-teman kelas Pre-Toefl di Elfast English Course (Para murid asuhan Mr. Faiz dan Miss Rifah) akan menghirup udara segar Kelud. Kami berangkat dari Elfast sekitar pukul 08.00 WIB setelah terlebih dahulu mampir sebentar ke Logico camp (Camp saya) berhubung handphone saya tertinggal (*sering banget melakukan kebodohan -_-)

Perjalanan Pare - Kelud kurang lebih ditempuh selama 1,5 jam. Kami berangkat dengan menggunakan armada travel yang sudah diurus oleh Mr.Faiz sebelumnya. Thank you Mister! Sesampainya di pintu masuk Obyek Wisata Gunung Kelud kami berfoto-foto sejenak

Tiket masuk ke obyek wisata Gunung Kelud ini cukup terjangkau, Setiap orang (Dewasa) hanya dikenakan tiket seharga Rp 10.000,-, untuk parkir Rp 3.000,- dan untuk tiket masuk kendaraan dengan jenis mobil seharga Rp 2.000,-
Gunung Kelud merupakan salah satu objek wisata yang dinobatkan sebagai obyek wisata alam terbaik di Jawa Timur pada tahun 2011 lalu. Gunung ini merupakan gunung berapi yang masih aktif, gunung ini terletak di perbatasan kabupaten Kediri, Kabupaten Blitar dan Kabupaten Malang.


Gunung api ini termasuk dalam tipe stratovulkan dengan karakteristik letusan eksplosif. Seperti banyak gunung api lainnya di Pulau Jawa, Gunung Kelud terbentuk akibat proses subduksi lempeng benua Indo-Australia terhadap lempeng Eurasia. Sejak tahun 1300 Masehi, gunung ini tercatat aktif meletus dengan rentang jarak waktu yang relatif pendek (9-25 tahun), menjadikannya sebagai gunung api yang berbahaya bagi manusia. Gunung api ini terletak pada koordinat 7.93°LS 112.308°BT.

Kekhasan gunung api ini adalah adanya danau kawah (hingga akhir tahun 2007) yang membuat lahar letusan sangat cair dan membahayakan penduduk sekitarnya. Akibat aktivitas tahun 2007 yang memunculkan kubah lava, danau kawah nyaris sirna dan tersisa semacam kubangan air.



Puncak-puncak yang ada sekarang merupakan sisa dari letusan besar masa lalu yang meruntuhkan bagian puncak purba. Dinding di sisi barat daya runtuh terbuka sehingga kompleks kawah membuka ke arah itu. Puncak Kelud adalah yang tertinggi, berposisi agak di timur laut kawah. Puncak-puncak lainnya adalah Puncak Gajahmungkur di sisi barat dan Puncak Sumbing di sisi selatan. Panorama di Puncak Gajah Mungkur dapat dicapai dengan menaiki ratusan anak tangga terlebih dahulu (kurang lebih 600 anak tangga).

Daya pandang panorama Kelud dari Puncak Gajah Mungkur  (Menatap ke arah Puncak Sumbing yang biasa digunakan untuk jalur panjat tebing)
Danau Kawah Gunung Kelud Sebelum Letusan Tahun 2007
Kubah Lava yang Tumbuh Setelah Letusan Tahun 2007, dikenal sebagai Anak  Gunung Kelud
Potret anak Gunung Kelud November 2012

Pada abad ke-20, Gunung Kelud tercatat meletus pada tahun 1901, 1919 (1 Mei), 1951, 1966, dan 1990. Tahun 2007 gunung ini kembali meningkat aktivitasnya. Pola ini membawa para ahli gunung api pada siklus 15 tahunan bagi letusan gunung ini. 

Kubah lava yang tumbuh setelah letusan tahun 2007 ini bila malam hari tiba disinari lampu-lampu cantik sehingga bercahaya seolah masih nampak magma diantaranya. Selain pemandangan alam yang menakjubkan, area obyek wisata Gunung Kelud juga memiliki mysterious road sebagai salah satu keunikannya. Mysterious road merupakan sejalur jalan sepanjang kurang lebih 100 meter. Kawasan ini berada pada lereng Gunung Kelud. Menurut pengalaman banyak orang yang telah datang membuktikan gravity hill di kawasan tersebut. Bila mengendarai kendaraan, dengan mesin mati atau nyala dan persneling netral, maka kendaraan akan jalan sendiri. Bila kita menuju ke arah puncak Gunung Kelud dan jika berhenti di jalan misteri, maka mobil akan mundur dengan sendirinya. Banyak anggapan yang melatarbelakangi adanya mystery road ini diantaranya adalah adanya medan magnet yang besar seperti di jabal magnet madinah, hingga mitos tentang jin penunggu Kelud. Tetapi Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan oleh guru-guru SMKN 1 Blitar menunjukkan kesimpulan bahwa jalur misteri tersebut dari arah Kediri menuju ke gunung Kelud sebenarnya menanjak dengan selisih ketinggian 1,03 m pada jarak 33 m. Jika diukur ujung ke ujung jalur, maka selisih ketinggian tersebut lebih besar lagi. Berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh Guru-Guru SMKN 1 Blitar ini maka akan sangat wajar kendaraan yang berada dalam kondisi netral mundur (menurun) dari arah kelud karena kontur jalan yang menanjak tadi.

Mata air panas atau sumber air panas Kelud merupakan titik lain di Kelud yang juga dapat dinikmati pengunjung saat berwisata ke obyek wisata Kelud. Untuk mencapai sumber air panas ini kita harus melewati ratusan anak tangga terlebih dahulu (kurang lebih 500 anak tangga). Jadi total tangga yang harus dilewati di Gunung Kelud jika ingin mencapai Puncak Gajah Mungkur dan Sumber air Panas kurang lebih mencapai 1200 anak tangga untuk satu kali melewatinya saja.
Air Terjun Dengan Air panas yang mengalir
Sumber Air Panas

Nah, sekian ulasan pengalaman wisata saya dan teman-teman ke Gunung Kelud. Semoga tulisan sederhana tentang Gunung Berapi yang memiliki ketinggian sekitar 1731M (5679 Kaki) di atas permukaan laut ini menambah kecintaan kita terhadap Indonesia yang memiliki kekayaan alam tidak terbendung. Keep save our ecosystem, save our asset, save and love our country ^^


Foto-Foto:
Nurhusni, Pia Amanda. (2012). Dokumentasi Pribadi. 
Cokro, Dais. (2012). Obyek Wisata Kediri dari Letusan Gunung Kelud. [Online]. Tersedia di: Panduantempatwisata.blogspot.com

Referensi:
Jawatimuran, Pusaka. (2012). Gunung Kelud, Mystery Road. [Online]. tersedia di: Jawatimuran.wordpress.com
Wikipedia. (2012). Gunung Kelud. [Online]. Tersedia di: http://id.wikipedia.org/wiki/Gunung_Kelud