Wah, ternyata nggak kerasa, sekarang menginjak hari ke-12 saya mengikuti program English Camp di Kediri-Pare. It means, waktu yang tersisa tinggal 20 hari lagi. Banyak yang bertanya, kenapa mesti Kediri? Kenapa mesti memilih Pare yang dikenal sebagai "Kampung Inggris" daripada mengikuti les di lembaga-lembaga yang sudah memiliki nama di Kota masing-masing. Jawabannya saya juga tidak tahu.. (awalnya).. tapi pada akhirnya..(saya temukan juga)
Alasan awal saya memilih Pare sebetulnya saya ingin pergi mengisi pundi-pundi "perbekalan" saya sebelum terjun ke lapangan a.k.a melamar kerja sekaligus mengunjungi tempat baru yang belum pernah saya datangi sebelumnya.
Dan Bagaimana?
Hmm.. pengalaman yang baru ketika pertama kali tiba di sebuah stasiun pukul 03.30 dan kita dihadapkan pada posisi minim sekali orang yang bisa kita sapa untuk kita tanyai tempat baru yang akan kita datangi ini. Stasiun Kediri mungkin bukan sesuatu yang asing bagi saya. ini kedua kalinya saya transit disini. Tetapi, Kediri-Pare? itu benar-benar hal baru untuk saya. Tapi syukurlah, benar kata banyak orang bijak, jika orientasi nya ilmu akan banyak jalan yang kita tempuh menuju sana. Saat kami sedang mengalami kebingungan mengenai transport menuju bis puspa indah (bis yang mengantarkan ke pare) keluarga yang sempat menjadi objek kami untuk bertanya alamat berbaik hati mengantarkan kami ke tempat menunggu bis. Subhanallah.. (Semoga kebaikan mereka dibalas Allah SWT)
Dan kenapa kita/kami?
Sedari tadi saya bercerita kita/kami. Ya, karena saya datang kesini bersama dengan salah satu anggota peergroup di kampus. Namanya Mala. saya lebih senang memanggilnya malcok atau malacok. ^_^v. Dia salah satu partnert saya yang selalu bersama-sama ketika saya melakukan perjalanan ke luar kota.
Pare?
Setibanya kami disini kami melihat kondisi yang jauh berbeda dengan Bandung (tempat saya numpang kuliah) dan Tasikmalaya (my hometown tentunya). Disini tidak ada transportasi umum. Jadi untuk pergi dari satu tempat ke tempat lain kita hanya bisa mengendarai kendaraan pribadi. lalu, bagaimana dengan para pendatang? Tenang saja. kota ini cukup ramah juga bagi para pendatang. Mereka menyediakan persewaan sepeda dan odong-odong untuk transportasi selama para pendatang tinggal di Pare.
Tempat ini mengajarkan saya untuk berbagi dengan orang yang belum kita kenal sama sekali yang datangnya dari berbagai macam daerah. Berbagi tempat, berbagi cerita, dan berbagi semangat belajar utamanya!
Iya, saya jatuh cinta pada kampung inggris yang berhasil menstimulus semangat belajar orang-orang yang datang kesini. Tempat disini sederhana, makanan pun beberapa saja yang cocok di lidah saya. untuk pergi ke tempat wisata aksesnya belum semudah di kota lain. tapi saya cinta kota kecil ini. Saya suka melihat semangat belajarnya. Mereka yang datang kesini beragam, ada yang baru lulus SMA, masih sekolah, Lulus kuliah, bahkan banyak yang sengaja berhenti bekerja karena mereka sedang ingin belajar lebih dalam (pilihan yang sangat sulit dan cukup luar biasa saya rasa, karena beberapa diantara mereka meninggalkan pekerjaan di perusahaan yang sudah bonafit dan sudah bertahun-tahun). Mereka semua yang belajar disini membaur dengan sendirinya dengan status yang sama, student!
ya disini ga ada itu judulnya mahasiswa, pegawai kantoran atau anak SMA, disini semuanya sama, jadi murid yang sedang kembali belajar!
And today I have a group examination! Wish me luck :D
Dannnnn.. di hari ke-12 ini saya ada ujian kelompok kelas speaking. kelas yang saya sukai karena hampir semua orang di dalamnya sangat interaktif dan unik, dan kembali lagi, semangat belajarnya tinggi!
Do'akan yes. semoga ujian hari ini berjalan dengan lancar dan hasilnya memuaskan. Aminnnn..
Alasan awal saya memilih Pare sebetulnya saya ingin pergi mengisi pundi-pundi "perbekalan" saya sebelum terjun ke lapangan a.k.a melamar kerja sekaligus mengunjungi tempat baru yang belum pernah saya datangi sebelumnya.
Dan Bagaimana?
Hmm.. pengalaman yang baru ketika pertama kali tiba di sebuah stasiun pukul 03.30 dan kita dihadapkan pada posisi minim sekali orang yang bisa kita sapa untuk kita tanyai tempat baru yang akan kita datangi ini. Stasiun Kediri mungkin bukan sesuatu yang asing bagi saya. ini kedua kalinya saya transit disini. Tetapi, Kediri-Pare? itu benar-benar hal baru untuk saya. Tapi syukurlah, benar kata banyak orang bijak, jika orientasi nya ilmu akan banyak jalan yang kita tempuh menuju sana. Saat kami sedang mengalami kebingungan mengenai transport menuju bis puspa indah (bis yang mengantarkan ke pare) keluarga yang sempat menjadi objek kami untuk bertanya alamat berbaik hati mengantarkan kami ke tempat menunggu bis. Subhanallah.. (Semoga kebaikan mereka dibalas Allah SWT)
Dan kenapa kita/kami?
Sedari tadi saya bercerita kita/kami. Ya, karena saya datang kesini bersama dengan salah satu anggota peergroup di kampus. Namanya Mala. saya lebih senang memanggilnya malcok atau malacok. ^_^v. Dia salah satu partnert saya yang selalu bersama-sama ketika saya melakukan perjalanan ke luar kota.
Pare?
Setibanya kami disini kami melihat kondisi yang jauh berbeda dengan Bandung (tempat saya numpang kuliah) dan Tasikmalaya (my hometown tentunya). Disini tidak ada transportasi umum. Jadi untuk pergi dari satu tempat ke tempat lain kita hanya bisa mengendarai kendaraan pribadi. lalu, bagaimana dengan para pendatang? Tenang saja. kota ini cukup ramah juga bagi para pendatang. Mereka menyediakan persewaan sepeda dan odong-odong untuk transportasi selama para pendatang tinggal di Pare.
Tempat ini mengajarkan saya untuk berbagi dengan orang yang belum kita kenal sama sekali yang datangnya dari berbagai macam daerah. Berbagi tempat, berbagi cerita, dan berbagi semangat belajar utamanya!
Iya, saya jatuh cinta pada kampung inggris yang berhasil menstimulus semangat belajar orang-orang yang datang kesini. Tempat disini sederhana, makanan pun beberapa saja yang cocok di lidah saya. untuk pergi ke tempat wisata aksesnya belum semudah di kota lain. tapi saya cinta kota kecil ini. Saya suka melihat semangat belajarnya. Mereka yang datang kesini beragam, ada yang baru lulus SMA, masih sekolah, Lulus kuliah, bahkan banyak yang sengaja berhenti bekerja karena mereka sedang ingin belajar lebih dalam (pilihan yang sangat sulit dan cukup luar biasa saya rasa, karena beberapa diantara mereka meninggalkan pekerjaan di perusahaan yang sudah bonafit dan sudah bertahun-tahun). Mereka semua yang belajar disini membaur dengan sendirinya dengan status yang sama, student!
ya disini ga ada itu judulnya mahasiswa, pegawai kantoran atau anak SMA, disini semuanya sama, jadi murid yang sedang kembali belajar!
And today I have a group examination! Wish me luck :D
Dannnnn.. di hari ke-12 ini saya ada ujian kelompok kelas speaking. kelas yang saya sukai karena hampir semua orang di dalamnya sangat interaktif dan unik, dan kembali lagi, semangat belajarnya tinggi!
Do'akan yes. semoga ujian hari ini berjalan dengan lancar dan hasilnya memuaskan. Aminnnn..




Posting Komentar