Hey kamu, lelaki bernomor punggung sembilan!
Lama kita tidak bertegur sapa
Tapi kemarin hari kau datangi aku lewat mimpi
Giliranku kini datangi kau lewat secarik puisi
Boleh kan?
Bukan, bukan..
Tenang saja,
Ini bukan tentang meminta kepastianmu di masa lalu
bukan juga tentang celoteh rasaku padamu tempo dulu
atau kebodohanku padamu di saat yang telah lampau
Ini tentang ketakutanku,
Ketakutanku melepaskan dia
seperti aku yang pernah sulit melepaskanmu
Ya ya ya,
Aku tau pasti kau tak akan cemburu mendengar keluhku
Lagipula bukan untuk kau cemburui aku berbagi ini
Aku hanya mencoba mengenalkan dia padamu
Ketakutan masa depanku dengan kau ketakutan di masa laluku




Posting Komentar