Pia Amanda Nurhusni
Dik, mengapa matamu sembab?
Tanyaku tak jua kau jawab..
hening dan bisu 
Entah malu, atau masih sungkan sedikit berbagi denganku

Dik, dengar dan rasakan
aku mencintaimu
meski mungkin tak sesempurna mama dan papa yang mencintai kita
aku menyayangimu
meski mungkin belum bisa menunjukkan sebesar yang ditunjukkan mama dan papa kita

Kita beranjak dewasa Dik,
dan mama papa kita beranjak menua
Kau tahu dik, pernahkah terlintas masih akan seperti ini berapa lama?
menikmati santap lezat mama yang tiada dua
menikmati senda gurau papa yang jenaka

Buka tanganmu, biarkan sejenak aku masuk dan berbagi denganmu Dik
Ketidaksempurnaanku jelas tak mungkin menyamai kasih mama dan papa
karena mereka satu-satunya yang mencintai kita dengan sempurna
ya, mereka satu
Dan kemudian, biarkan aku..
Label: edit post
0 Responses

Posting Komentar